Is the Quran or Bible the Word of God? Christianity or Islam?

Pandangan Yesus akan Alkitab dan Kelayakan Alkitab untuk Dipercaya

This page is also available in: English

Pandangan Muslim tentang Alkitab tidak sama dengan pandangan Yesus tentang Alkitab

Dalam tulisan-tulisan terdahulu kami sudah menjawab keberatan kaum Muslim tentang Alkitab, dan kami sudah menunjukkan bagaimana Alkitab layak dipercaya dan tidak mengandung pertentangan.  Dalam tulisan ini, saya mau menunjukkan pandangan Yesus tentang Alkitab.  Orang-orang Muslim mengatakan bahwa mereka mengasihi Yesus.  Orang-orang Muslim mengatakan bahwa mereka percaya bahwa Yesus adalah seorang nabi yang hebat.  Namun, orang-orang Muslim tidak mempercayai apa yang dipercayai Yesus.  Orang-orang Muslim tidak mempercayai semua
yang diajarkan oleh Yesus di dalam sejarah.
Ada dua hal kunci yang dari pengajaran dan teladan Yesus yang tidak dipercayai oleh orang-orang Muslim:

  1. Orang-orang Muslim tidak percaya kepada pengajaran Yesus mengenai kematian-Nya di kayu salib.
  2. Orang-orang Muslim tidak percaya kepada apa yang diajarkan Yesus mengenai Kitab Suci.

Orang-orang Muslim mengatakan bahwa mereka percaya kepada Yesus, tetapi orang-orang Muslim tidak percaya kepada Yesus yang ada di dalam sejarah.

Orang-orang Muslim tidak percaya kepada Alkitab yang sama dengan yang dipercayai dan dihidupi oleh Yesus

Orang-orang Muslim tidak membaca Kitab Suci yang sama dengan yang dibaca oleh Yesus.  Yesus membaca Perjanjian Lama (Kitab Suci Ibrani).  Yesus mempelajari Perjanjian Lama.  Yesus mendorong orang-orang lain yang tidak percaya kepada-Nya untuk berusaha memahami makna dari Perjanjian Lama.  Kebanyakan orang-orang Muslim tidak melakukan hal itu akan tetapi mereka mengatakan bahwa mereka percaya kalau Yesus adalah seorang nabi yang hebat. Yesus mengajarkan bahwa Perjanjian Lama adalah Firman Allah dan tidak boleh dilanggar (Yohanes 10:35). Orang-orang Muslim tidak percaya bahwa Perjanjian Lama adalah Firman Allah dan mereka yakin bahwa kitab itu sudah dipalsukan.  Lalu, apakah tepat kalau ada orang Muslim yang mengatakan kalau mereka percaya bahwa Yesus adalah seorang nabi yang hebat?  Tidak, karena orang-orang Muslim tidak percaya kepada kepada apa yang dipercayai dan diajarkan oleh Yesus dalam sejarah.  Yesus yang dipercayai oleh orang-orang Muslim adalah Yesus di dalam Al-Quran dan bukan Yesus di dalam sejarah.

Pengajaran Yesus tentang Alkitab, dan contoh tentang kepercayaan Yesus kepada Alkitab

Saya mengundang anda untuk membaca dari Injil dan mempelajari di sana mengenai Yesus yang ada di dalam sejarah dan pengajaran-Nya mengenai Firman Allah.  Saya menuliskan kesimpulan singkat tentang apa yang akan anda temukan:

Yesus menganggap tulisan Alkitab Perjanjian Lama sebagai benar, bisa dipercaya, dan
layak diyakini kebenarannya (Matius 12:39-42; Lukas 17:26,28; Matius 19:4-6).

  • Yesus percaya kepada pengajaran Perjanjian Lama mengenai kenyataan sejarah mengenai Adam (Matius 19:4-6 dengan Kejadian 2:24)1
  • Yesus percaya kepada pengajaran Perjanjian Lama mengenai pertolongan kepada Nuh dan keluarganya dari Air Bah memakai sebuah bahtera (Matius 24:37-39; Lukas 17:26,28 dengan Kejadian 6-8)
  • Yesus percaya kepada pengajaran Perjanjian Lama mengenai penampakkan diri Allah kepada Musa di dalam semak belukar yang menyala (Matius 22:32 dengan Keluaran 3:4-6)
  • Yesus percaya kepada pengajaran Perjanjian Lama mengenai Allah memberi makan bangsa Israel dengan manna dari surga (Yohanes 6:49)
  • Yesus percaya kepada pengajaran Perjanjian Lama mengenai Yunus di perut ikan raksasa dan mengenai pertobatan Niniwe (Matius 12:40-41)

Ketika Yesus dicobai oleh Iblis, Yesus melawan si jahat itu dengan mengutip ayat-ayat dari Alkitab Perjanjian Lama.

Ketika Yesus dicobai oleh Iblis, Ia bisa melawan semua tipu daya si jahat itu dengan mengutip dari Kitab Suci.

  • Matius 4:4//Ulangan 8:3 (“Ia merendahkan hatimu, membiarkan engkau lapar…”)
  • Matius 4:7//Ulangan 6:16 (“Janganlah kamu mencobai TUHAN, Allahmu…”)
  • Matius4:10//Ulangan 6:13 (“Engkau harus takut akan TUHAN, Allahmu; kepada Dia haruslah engkau beribadah…”)

Pemakaian ayat-ayat Kitab Suci oleh Yesus untuk melawan si jahat menunjukkan bahwa Alkitab layak untuk dipercaya dan memiliki kuasa.

Alkitab sangat penting di dalam pengajaran Yesus, namun tidak demikian di dalam pengajaran Muhammad

Ada banyak contoh di dalam sejarah mengenai keyakinan Yesus akan Alkitab dan bagaimana Alkitab menjadi dasar yang sangat penting di dalam keyakinan dan pengajaran Yesus,

  • Yesus mengajarkan bahwa Alkitab itu penuh dengan kuasa (Matius 5:17-44 dan Yohanes 10:30-36)
  • Yesus mengajarkan bahwa para penulis Alkitab diilhami oleh Roh Kudus (Markus 12:36).
  • Yesus mengajarkan bahwa Alkitab Perjanjian Lama adalah sarana bagi keselamatan (Lukas 16:31; lihat Roma 10:17).
  • Ketika Yesus berdebat dengan orang-orang Farisi dan para ahli Taurat, Ia mengacu kepada apa yang dikatakan Kitab Suci (Matius 19:4 dengan Kejadian 2:24; Matius 22:41-46 dengan Mazmur 110:1)
  • Yesus mengajarkan bahwa kesalahan terjadi karena tidak mengerti akan Alkitab (Matius 22:29).
  • Yesus mengajarkan bahwa sangat penting isi Kitab Suci digenapi (Lukas 24:25,27,44; Matius 26:54)2
  • Yesus meletakkan kepercayaan kepada perkataan-Nya dalam tingkatan yang sama dengan kepercayaan kepada Alkitab percaya kepada (Yohanes 5:45-47).

Salah satu ciri dari nabi palsu adalah mereka membawa orang untuk berbalik dari Alkitab dengan memakai pengajaran yang bertentangan dengannya. Beberapa pengajaran dari para nabi palsu itu akan berkaitan dengan apa yang sudah dilakukan dan dinyatakan oleh Allah sebagaimana yang dituliskan di dalam Alkitab.  Namun, nabi palsu tidak akan menegaskan kebenaran tentang semua yang sudah dilakukan dan dinyatakan oleh Allah; dalam hal-hal yang merupakan inti pengajaran, mereka akan bertentangan dengan Alkitab.

Yesus mengatakan bahwa orang yang bijaksana membangun rumah di atas dasar batu karang yaitu firman-Nya

Yesus mengajarka bahwa mereka yang percaya kepada-Nya harus percaya kepada perkataan-Nya,

“Setiap orang yang mendengar perkataan-Ku ini dan melakukannya, ia sama dengan orang yang bijaksana, yang mendirikan rumahnya di atas batu.
Kemudian turunlah hujan dan datanglah banjir, lalu angin melanda rumah itu, tetapi rumah itu tidak rubuh sebab didirikan di atas batu. Tetapi setiap orang yang mendengar perkataan-Ku ini dan tidak melakukannya, ia sama dengan orang yang bodoh, yang mendirikan rumahnya di atas pasir.
Kemudian turunlah hujan dan datanglah banjir, lalu angin melanda rumah itu, sehingga rubuhlah rumah itu dan hebatlah kerusakannya. ” (Injil tulisan Matius 7:24-27)

Yesus hidup melalui Alkitab dan Yesus hidup saat ini

Salah satu bukti yang paling hebat bahwa Alkitab Kristen layak dipercaya adalah bahwa Yesus tidak hanya hidup melalui Alkitab, tetapi bahwa Yesus masih hidup saat ini—kubur-Nya kosong (1 Korintus 15:1-4).

Apakah anda percaya kepada Yesus — Yesus yang ada di dalam sejarah? Apakah anda mengikuti teladan-Nya?  Apakah anda percaya kepada apa yang dipercayai Yesus mengenai Alkitab?

Tulisan yang Berkaitan

 

Apakah Al-Quran adalah Firman Allah? (Indonesian)

Footnotes

  1. Orang-orang Muslim akan menunjukkan bahwa mereka juga percaya kepada Adam dan contoh-contoh Perjanjian Lama lain yang saya tunjukkan.  Namun perbedaannya adalah bahwa orang-orang Muslim tidak percaya kepada pengajaran Perjanjian Lama tentang Adam sebagaimana yang dipercayai oleh Yesus []
  2. Diperkirakan ada sekitar 456 nubuat Mesianis di dalam Perjanjian Lama yang digenapi di dalam diri Yesus.  Seorang profesor di sebuah Universitas memutuskan untuk mencoba dan menghitung kemungkinan satu orang memenuhi delapan saja dari nubuatan Mesianis.  Dia memperkirakan bahwa kemungkinan adanya satu orang yang memenuhi delapan nubuatan Mesianis adalah satu dalam 1017. Itu berarti bahwa probabilitas untuk Yesus bisa memenuhi delapan nubuatan adalah satu dibandingkan dengan 10 yang dilanjutkan dengan 17 angka nol.  Jika ada uang logam dalam jumlah ini, maka uang logam itu akan cukup untuk menimbun keseluruhan negara bagian Texas sampai sedalam enam puluh sentimeter. Bayangkan:  Kalau untuk memenuhi delapan saja dari semua nubuatan yang ada kemungkinannya hanya satu dibandingkan 1017, lalu bagaimana dengan menggenapi 448 nubuatan yang lainnya (dikutip dari, The Facts on Jesus the Messiah John Ankerberg & Yohanes Weldon hlm.9-11)? []

What is your opinion?

This entry was filed under Tak Berkategori. You can follow any responses to this entry through the RSS 2.0 feed. You can leave a response, or trackback from your own site.



   

Oh dear! It looks like you're viewing this website in Internet Explorer 6.

IE6 has problems displaying many websites correctly and is no longer supported by Microsoft. If you want to see this website with the beautiful design intended, you should upgrade to IE8 or maybe have a fresh start with Firefox or Safari. To make this website usable in IE6, you are being presented with a 'bare-bones' layout.