Is the Quran or Bible the Word of God? Christianity or Islam?

Masuk Islam? Mengapa?

This page is also available in: English

Mengapa masuk Islam kalau:

1. Mengapa masuk Islam kalau Islam tidak mengakui kematian Yesus di kayu salib?

  • Penyangkalan Muslim akan kematian Yesus di kayu salib adalah penyangkalan terhadap sejarah dan karena itu tidak masuk akal
  • Penyangkalan Muslim akan kematian Yesus di kayu salib adalah penyangkalan terhadap karya Allah di dalam sejarah dan karena itu bertentangan dengan iman.

2. Mengapa masuk Islam kalau Al-Quran bertentangan dengan wahyu yang ada sebelumnya?

Mengapa Masuk Islam?

Yesus adalah Jawaban Mengapa anda tidak perlu Masuk Islam dan Mengapa Anda justru Harus Masuk Kristen.

Orang-orang Muslim mengatakan bahwa Alkitab sudah dipalsukan karena adanya perbedaan teks yang ada.  Namun, orang-orang Muslim tidak bisa menjawab pertanyaan-pertanyaan ini:

  • Siapa yang mengubah pengajaran Alkitab mengenai penyaliban dan kematian Yesus?
  • Kapan hal itu terjadi dan mengapa?
  • Apa bukti manuskrip yang anda miliki berkenaan dengan perubahan itu?  Bukti manuskrip apa yang anda miliki mengenai perubahan itu?  Dengan kata lain, bisakah anda menunjukkan adanya sebagian atau keseluruhan manuskrip dari Perjanjian Baru yang mengajarkan bahwa Yesus tidak mati di kayu salib?
  • Orang-orang Muslim tidak bisa memberikan bukti sejarah yang kuat (saksi mata, catatan kisah dari saksi mata, catatan sejarawan, suatu Injil, dll) yang bertanggal sebelum 100 Masehi yang mengatakan bahwa Yesus tidak mati di kayu salib.
  • Orang-orang Muslim perlu memberikan penjelasan historis mengenai bagaimana orang-orang Kristen, termasuk para murid Yesus, salah dalam keyakinan mereka bahwa Yesus mati di kayu salib.

3. Mengapa masuk Islam kalau secara historis tidak bisa dibuktikan bahwa malaikat Jibril sungguh-sungguh menyatakan Al-Quran kepada Muhammad?

4. Mengapa masuk Islam kalau melihat bahwa beberapa dari Perkawinan Muhammad dilakukan dalam dosa?

5. Mengapa masuk Islam kalau Muhammad sendiri mengakui bahwa dirinya seorang berdosa yang membutuhkan pengampunan dari Allah?

Muhammad beberapa kali mengatakan bahwa ia adalah seorang berdosa yang membutuhkan pengampunan:

Kitab Hadits 035, Nomor 6523:
Al-Agharr al-Muzani yang adalah Sahabat Rasulullah (Sallallahu ‘Alaihi Wa Sallam) menjelaskan bahwa Ibn Umar mengatakan kepadanya kalau Rasulullah (Sallallahu ‘Alaihi Wa Sallam) bersabda,  “Wahai sekalian manusia, bertaubat dan minta ampunlah (istighfar) kepada Allah Subhanahu wa Ta’ala, sesungguhnya aku meminta ampun kepada Allah seratus kali setiap hari.”

Volume 8, Kitab 75, Nomor 319:
Dari Abu Hurairah r.a. berkata: Rasulullah saw bersabda, “Demi Allah, aku mohon ampun dan bertobat lebih dari tujuh puluh kali dalam sehari.”

6. Mengapa masuk Islam kalau Yesus tidak pernah berdosa (bdk. Markus 2:5).

7. Mengapa masuk Islam kalau Yesus menjadi teladan kasih yang sempurna, sementara Muhammad tidak demikian?

  • Yesus memerintahkan para murid-Nya untuk mengasihi musuh-musuh mereka (Matius 5:43-48).
  • Yesus bukan hanya mengajarkan tentang kasih, Ia menunjukkan kasih, Yesus dengan rela menyerahkan hidup-Nya bagi musuh-musuh-Nya: Orang-orang Yahudi dan orang-orang bukan Yahudi (Yoh 3:16; Roma 5:8,10).

8. Mengapa masuk Islam kalau orang-orang Muslim menganggap rendah pandangan tentang dosa, keadilan Allah, dan kekudusan Allah?

9. Mengapa masuk Islam kalau Muhammad sudah mati dan dikuburkan, sedangkan kubur Yesus tetap kosong?

Anda justru harus masuk Kristen, karena Yesus hidup, Yesus adalah jalan kepada kehidupan kekal, Kubur-Nya kosong, Yesus sudah mengalahkan maut.

 

Apakah Al-Quran adalah Firman Allah? (Indonesian)

Oh dear! It looks like you're viewing this website in Internet Explorer 6.

IE6 has problems displaying many websites correctly and is no longer supported by Microsoft. If you want to see this website with the beautiful design intended, you should upgrade to IE8 or maybe have a fresh start with Firefox or Safari. To make this website usable in IE6, you are being presented with a 'bare-bones' layout.